Bosan dengan Interior yang Standart? Coba Desain Interior Kolonial Yuk!

Semua orang memiliki rumah impiannya masing-masing. Banyak sekali desain-desain interior umum yang diterapkan untuk mewujudkan hunian impian. Akan tetapi, ada pula beberapa hunian yang memang mengambil tema sedikit berbeda dari kebanyakan. Indonesia sebagai negara yang berhubungan langsung dengan bangsa Belanda dalam jangka waktu yang sangat lama. Oleh karena itu, tidak dapat dipungkiri jika keberadaan Belanda memengaruhi banyak hal di negara kita. Salah satu bukti konkritnya adalah arsitektur yang masih bertahan hingga saat ini bahkan digemari oleh sebagian kalangan.

Desain Interior Kolonial

Hal-hal Unik yang Harus Kamu Perhatikan Untuk Mewujudkan Rumah Gaya Kolonial:

Rumah dengan gaya klasik tradisional yang khas dan unik membuat beberapa orang ingin menerapkannya untuk desain rumah impian. Ciri khas dari rumah-rumah bergaya kolonial adalah penggunaan fasad simetris dan pintu kayu yang berada di tengah atau sisi kanan. Desain arsitektur kolonial adalah desain dengan ketelitian tinggi, karena menggunakan permainan garis-garis yang tegas serta rumit. Jika kamu tertarik untuk menggunakan konsep kolonial pada hunianmu, sebaiknya perhatikan beberapa hal penting untuk menguatkan konsep ini.

1. Gunakan furnitur berbahan kayu

Untuk menghasilkan gaya kolonial yang kental, kamu wajib menggunakan furnitur kayu dengan warna coklat gelap, salah satu jenis kayu yang cocok adalah mahoni. Pastikan setiap furniturmu memberi kesan usang. Pilih meja persegi panjang untuk memperkental suasana kontemporer kolonial.

2. Pemilihan warna

Dominasi warna pada gaya kolonial seringkali berupa pigmen warna dasar dengan corak yang lembut dan muted. Contohnya warna krem yang dipadukan dengan warna cokelat alami kayu, deep green, mustard yellow, taupes dan barn red bisa ditambahkan dalam pemilihan warna taplak meja, sofa, dan lain sebagainya.

3. Pencahayaan

Untuk menimbulkan efek estetik sekaligus artistik, pencahayaan gaya kolonial dibuat rustic dengan desainnya yang utilitarian dan dekoratif ornamennya relatif sederhana. Nah, untuk mewujudkan sebuah rumah kolonial yang diidamkan, banyak hal yang wajib dipertimbangkan. Bahan-bahan dan perabot yang digunakan turut andil untuk menyukseskan terealisasinya desain ini. Tanpa kita sadari, saat pertama kali memasuki sebuah bangunan atau tempat baru, hal yang pertama kali kita amati adalah lantainya. Karpet salah satu alas yang memberi kenyamanan untuk kaki penghuninya. Karpet yang paling banyak digunakan adalah karpet tile. Harga karpet tile sebanding dengan kualitasnya. Pemasangannya yang tergolong mudah, pendistribusian, dan pemodifikasiannya membuat karpet tile sangat efektif untuk desain bangunan skala besar ataupun interior kantor.

Mengingat rumah bergaya kolonial yang umumnya berukuran besar penggunaan karpet jenis tile sangat cocok dibandingkan karpet rol. Harga karpet tile sangat beragam tergantung pada ukuran dan kualitas bahan yang digunakan. Untuk mewujudkan konsep rumah kolonial kamu membutuhkan karpet tile dengan nuansa warm.

Saat ini karpet tile menjadi salah satu pilihan alternatif untuk menunjang desain interior sebuah bangunan. Banyak kontraktor yang memilih menggunakan karpet tile karena berbagai macam pertimbangan. Seain harga karpet tile murah, pemasangan dan perawatannya pun mudah.

Karpet tile mudah dijumpai di pasaran. Kamu bisa mendapatkan karpet yang kamu butuhkan dengan mudah baik secara online maupun konvensional. Harga karpet tile murah dengan kualitas yang biasa saja atau harga yang tinggi tentu dengan kualitas tinggi. Lantai nyaman, desain kolonial terealisasikan dan kantong tetap aman. Ingat, kamu harus pandai dalam memilih bahan sesuai badget agar rumah idaman tidak hanya jadi angan-angan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *